RESMIKAN INDOMARET SOEKARNO HATTA PETLENG, PEMKAB ALOR DORONG SINERGI USAHA DAN UMKM LOKAL
JUmat, 28 Agustus 2026
Kalabahi, prokompim.alorkab.go.id — Pemerintah Kabupaten Alor terus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Kehadiran gerai Indomaret di Kabupaten Alor diharapkan tidak hanya memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan sehari-hari, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta membuka lapangan kerja bagi tenaga kerja lokal.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Alor, Melkisedek Bely, S.Sos., M.Si., saat mewakili Pemerintah Kabupaten Alor meresmikan Gerai Indomaret Soekarno Hatta, Petleng, Kecamatan Alor Tengah Utara, Kabupaten Alor, Jumat, 28 Agustus 2026.
Peresmian tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Alor, Rocky Winaryo, S.H., M.H., didampingi istri, Ny. Lidia Siawan Winaryo, selaku Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Alor, para Asisten Sekretariat Daerah, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah terkait, antara lain Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kepala Dinas Perindustrian, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Koperasi, Satuan Polisi Pamong Praja, Camat Alor Tengah Utara Sabdi L. E. Makanlehi, S.H., M.H. bersama istri, Kepala Desa Petleng, serta masyarakat setempat.
Secara resmi, peresmian dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Alor atas nama Pemerintah Daerah. Setelah penyampaian sambutan Sekda, acara dilanjutkan dengan pengguntingan pita oleh Wakil Bupati Alor, Rocky Winaryo, S.H., M.H., sebagai tanda dibukanya Gerai Indomaret Soekarno Hatta Petleng untuk melayani masyarakat.
Dalam sambutannya, Sekda Melkisedek Bely menegaskan bahwa pembangunan ekonomi daerah tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Peran dunia usaha dan partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
“Kerja ini tidak saja pemerintah, tetapi bagaimana dunia usaha bergerak secara baik yang ditopang dan didukung oleh masyarakat. Karena itu, ketika membangun ekonomi daerah, salah satu sumber kekuatan kita adalah pihak swasta yang memberikan topangan bagi pemerintah untuk membangun ekonomi secara baik,” ujar Sekda.
Menurutnya, kehadiran Indomaret di Kabupaten Alor membawa suasana baru dalam aktivitas perekonomian daerah. Ia menilai kehadiran gerai modern tidak semestinya dipandang sebagai ancaman bagi usaha kecil, tetapi harus diarahkan menjadi bagian dari ekosistem ekonomi yang saling mendukung.
Sekda bahkan menyebut pengalaman setelah hadirnya gerai Indomaret pertama di Alor menunjukkan adanya dampak positif bagi sejumlah kios dan usaha kecil yang berada di sekitarnya.
“Orang bilang kalau dibuka secara perlahan akan mematikan usaha ekonomi kecil. Dulu orang berpikir begitu. Tetapi setelah kita melihat mulai dibuka kemarin bulan Juli pertama di Alor, justru kios-kios kecil di sekitar Indomaret berkembang secara baik,” katanya.
Ia menjelaskan, aktivitas ekonomi yang semakin hidup di sekitar gerai dapat menciptakan peluang baru bagi masyarakat. Dengan jam operasional yang lebih panjang, masyarakat yang memiliki usaha kecil di sekitar gerai juga dapat menyesuaikan waktu operasional mereka sehingga aktivitas perdagangan menjadi semakin dinamis.
Sekda juga menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Kabupaten Alor saat ini berada pada angka 4,8 persen. Menurutnya, capaian tersebut tidak hanya merupakan hasil kerja pemerintah, tetapi juga kontribusi sektor swasta dan berbagai sektor ekonomi masyarakat yang terus bergerak.
“Pertumbuhan ekonomi tidak saja ditopang oleh investasi, tetapi juga oleh konsumsi masyarakat. Karena itu, ketika kebutuhan masyarakat tersedia dan aktivitas ekonomi bergerak, maka ini juga memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” jelasnya.
Lebih lanjut, Sekda menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Alor memberikan dukungan terhadap kehadiran gerai Indomaret. Namun, dukungan tersebut harus diikuti dengan komitmen agar keberadaan Indomaret memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Pemerintah sangat mendukung dibukanya gerai Indomaret di Kabupaten Alor. Tetapi kehadiran ini bukan hanya karena kehadiran tokonya atau aktivitas ekonominya. Yang lebih penting adalah kehadiran Indomaret harus memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan dan perkembangan ekonomi daerah,” tegasnya.
Salah satu hal yang menjadi perhatian pemerintah adalah bagaimana keberadaan Indomaret dapat memberikan daya dorong bagi UMKM dan usaha kecil masyarakat di sekitarnya.
Menurut Sekda, gerai Indomaret harus mampu menciptakan “energi positif” sehingga keberadaannya tidak dipersepsikan sebagai sesuatu yang mematikan usaha masyarakat, tetapi justru menjadi bagian dari upaya membangun dan mengembangkan ekonomi lokal.
“Di sebelah ada toko, di depan ada kios, di samping-samping ada kios masyarakat. Kita berharap Indomaret hadir di sini justru membuat usaha-usaha ini berkembang secara baik,” ujarnya.
Ia berharap sinergi tersebut terus dibangun sehingga kehadiran Indomaret dapat memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat usaha kecil dan menengah yang ada di Kabupaten Alor.
Selain UMKM, aspek ketenagakerjaan juga menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Alor. Sekda berharap kehadiran Indomaret dapat membuka semakin banyak kesempatan kerja bagi masyarakat lokal, khususnya generasi muda yang berada di sekitar lokasi gerai.
Sekda mengapresiasi informasi dari pihak Indomaret bahwa hingga saat ini telah terdapat lebih dari 300 tenaga kerja lokal Kabupaten Alor yang telah direkrut untuk bekerja di berbagai gerai Indomaret.
“Ke depan, satu-dua anak yang ada di sekitar sini juga menjadi bagian dari tenaga kerja. Kita berharap masyarakat di sekitar ikut mendapatkan manfaat dari kehadiran Indomaret ini,” katanya.
Menurutnya, pembukaan gerai baru di kawasan Petleng juga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan kawasan tersebut, termasuk dalam menciptakan lingkungan yang semakin hidup dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Sekda juga mengajak pemerintah desa, pemerintah kecamatan, dan masyarakat untuk bersama-sama memberikan dukungan terhadap keberadaan gerai tersebut.
“Pemerintah desa, pemerintah kecamatan, pemerintah daerah, kita semua sama-sama memberikan dukungan sehingga kehadirannya memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” tandasnya.
Sementara itu, Brand Manager Indomaret Satria, Andi Wibowo, menyampaikan bahwa Indomaret saat ini telah memiliki lebih dari 24 ribu gerai yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di Kabupaten Alor.
Ia berharap kehadiran Indomaret di Alor dapat memberikan kontribusi positif bagi pemerintah daerah dan masyarakat.
“Besar harapan kami dengan kehadiran Indomaret di Kabupaten Alor ini bisa memberikan kontribusi positif terhadap Pemerintah Daerah Kabupaten Alor dan juga masyarakat Kabupaten Alor,” ujarnya.
Andi menjelaskan bahwa salah satu manfaat kehadiran Indomaret adalah mendekatkan akses masyarakat terhadap berbagai kebutuhan sehari-hari, termasuk sembilan bahan pokok.
Ia juga menyebut adanya kebijakan pemerintah terkait harga sejumlah kebutuhan pokok yang menjadi salah satu upaya menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat.
Dari sisi ketenagakerjaan, Andi menegaskan bahwa Indomaret tetap berkomitmen merekrut tenaga kerja lokal Kabupaten Alor.
Menurutnya, karyawan Indomaret mendapatkan hak-hak ketenagakerjaan sesuai dengan ketentuan perusahaan, termasuk kepesertaan BPJS yang menjadi bagian dari tanggung jawab perusahaan.
“Untuk tenaga kerja, kami tetap merekrut tenaga kerja lokal di Kabupaten Alor. Saat ini sudah lebih dari 300 yang masuk laporan kepada kami dan ini terus kami rekrut untuk memenuhi kebutuhan karyawan,” jelasnya.
Tidak hanya membuka lapangan pekerjaan, Indomaret juga membuka peluang kerja sama dengan pelaku UMKM lokal.
Andi menyampaikan bahwa saat ini sudah terdapat sejumlah produk UMKM Kabupaten Alor yang masuk dan dipasarkan melalui jaringan Indomaret. Produk tersebut antara lain keripik pisang sale Chandra, keripik singkong pedas manis Chandra, keciput Chandra, jagung titi produksi Ibu Winda, serta kue rambut produksi Ibu Winda.
Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan ruang bagi produk lokal untuk memasuki pasar yang lebih luas.
Selain itu, Indomaret juga membuka peluang kerja sama melalui konsep sewa teras, sehingga masyarakat di sekitar gerai dapat memanfaatkan ruang yang tersedia untuk menjalankan usaha sesuai dengan ketentuan dan kriteria yang ditetapkan.
“Kami juga membuka kesempatan untuk bekerja sama dengan UMKM di wilayah Kabupaten Alor,” katanya.
Peresmian Gerai Indomaret Soekarno Hatta Petleng tersebut menjadi momentum penting karena merupakan gerai Indomaret kelima yang hadir di Kabupaten Alor.
Pihak Indomaret berharap keberadaan gerai tersebut semakin memperkuat sinergi dan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Alor dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Andi juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Alor atas dukungan terhadap perkembangan usaha Indomaret di daerah tersebut.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan peresmian, Indomaret juga menyerahkan bantuan 50 paket sembako kepada masyarakat Desa Petleng.
Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Alor, Rocky Winaryo, S.H., M.H., kepada lima orang penerima.
Bantuan tersebut menjadi bagian dari kepedulian sosial sekaligus bentuk kontribusi Indomaret kepada masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.
Pemerintah Kabupaten Alor berharap kegiatan sosial dan kemitraan seperti ini dapat terus dikembangkan sehingga keberadaan dunia usaha tidak hanya memberikan manfaat dalam aspek perdagangan, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Indomaret juga memperkenalkan kemudahan berbelanja melalui aplikasi Poinku kepada masyarakat Kabupaten Alor.
Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat memperoleh poin dari setiap transaksi belanja. Poin yang telah terkumpul selanjutnya dapat ditukarkan dengan berbagai barang maupun manfaat yang tersedia sesuai dengan ketentuan program.
Pengenalan aplikasi Poinku menjadi bagian dari upaya memperkenalkan layanan berbasis digital kepada masyarakat sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi dalam aktivitas ekonomi sehari-hari.
Pemerintah Kabupaten Alor berharap transformasi digital dalam layanan perdagangan dapat memberikan kemudahan dan manfaat tambahan bagi masyarakat, seiring dengan semakin berkembangnya aktivitas ekonomi di daerah.
Dengan beroperasinya Gerai Indomaret Soekarno Hatta Petleng, Pemerintah Kabupaten Alor berharap tercipta sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, dunia usaha, UMKM, dan masyarakat.
Kehadiran gerai tersebut diharapkan bukan sekadar menambah pilihan tempat berbelanja bagi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem ekonomi yang mampu mendorong pertumbuhan UMKM, membuka lapangan kerja, memperkuat aktivitas ekonomi lokal, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Alor. (***)
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretraiat Daerah Kabupaten Alor
Oleh : Tim Redaksi Prokompim (Merthen J. Manilau/Robert Meok)
Penulis/Editor : Marthen J. Manilau, SH
Foto : Dokumentasi Prokompim Setda Alor